Surface Pro 6 Headphone Jack

by -125 views

Microsoft baru saja meluncurkan empat perangkat Surface baru. Tiga di antaranya adalah generasi baru dari perangkat yang sudah ada – Surface Pro 6, Surface Laptop ii, dan Surface Studio two – sedangkan satu sisanya merupakan perangkat yang benar-benar baru, yakni Surface Headphones.

Tanpa berlama-lama, mari kita bahas keunggulan yang ditawarkan masing-masing perangkat.

Surface Pro 6 dan Surface Laptop 2

Surface Pro 6 / Microsoft

Entah kenapa, Microsoft kembali menyematkan embel-embel angka pada Surface Pro, setelah sebelumnya absen di generasi kelimanya. Terlepas dari itu, Surface Pro 6 masih mempertahankan desain elegan pendahulunya, dan itu semakin kental berkat adanya varian berwarna hitam
matte.

Yang berubah banyak adalah dalamannya. Surface Pro 6 mengusung prosesor
quad-core
Intel generasi ke-8. Pilihannya ada dua: Core i5-8250U atau Core i7-8650U (varian Core m3 yang ‘lemah syahwat’ sudah tidak ditawarkan lagi). Menurut Microsoft, kinerjanya 67% lebih cepat daripada Surface Pro generasi kelima.

Pilihan RAM yang tersedia antara eight atau sixteen GB, sedangkan penyimpanan berbentuk SSD-nya ditawarkan dalam kapasitas 128, 256, 512 GB atau 1 TB. Kombinasi ini diyakini mampu menyuguhkan daya tahan baterai hingga thirteen,5 jam saat digunakan untuk menonton video.

Layar yang digunakan masih sama: 12,three inci, dengan resolusi 2736 10 1824
pixel. Sebagai sebuah Surface Pro, ia tentu masih bisa digunakan layaknya
tablet
biasa tanpa ada
keyboard
yang menancap.

Surface Laptop 2 / Microsoft

Beralih ke Surface Laptop 2, desainnya juga masih sama seperti generasi pertamanya yang dirilis pada bulan Mei tahun lalu. Pilihan warnanya juga masih ada empat, akan tetapi salah satunya kini berwarna hitam
matte
yang amat elegan seperti Surface Pro vi.

Spesifikasinya nyaris identik dengan Surface Pro six, baik untuk prosesor, RAM maupun
storage-nya. Daya tahan baterainya sedikit lebih awet di angka 14,five jam, akan tetapi resolusi layar sentuh 13,5 incinya lebih rendah di angka 2256 x 1504
pixel.

Satu hal yang sangat menyebalkan dari kedua perangkat ini adalah tidak adanya
port
USB-C sama sekali. Seperti di generasi sebelumnya, Microsoft hanya menyematkan satu
port
USB biasa saja, membuatnya kurang layak disebut
future-proof, apalagi untuk standar tahun 2018.

Terlepas dari itu, untuk Surface Pro 6 setidaknya harga awalnya sekarang sedikit lebih terjangkau: $899 (sebelumnya mulai $999). Surface Laptop 2 di sisi lain dibanderol sama persis seperti pendahulunya, yakni mulai $999.

Surface Studio 2

Tidak terasa sudah hampir dua tahun sejak Microsoft mengungkap
all-in-1
PC perdananya. Selang dua tahun adalah waktu yang tepat untuk penyegaran spesifikasi, dan itulah yang Microsoft lakukan dengan Surface Studio 2.

Desainnya tidak berubah, demikian pula layar sentuh 28 incinya: masih beresolusi 4500 10 3000
pixel, akan tetapi tingkat kecerahannya diklaim naik 38%, dan kontrasnya juga naik 22%. Sama seperti sebelumnya, layar ini duduk di atas engsel unik yang memungkinkan manipulasi posisi yang amat fleksibel, serta kompatibel dengan aksesori Surface Pen maupun Surface Dial.

Soal spesifikasi, Surface Studio two mengusung prosesor
quad-core
Intel Core i7-7820HQ (generasi ke-7, sayang bukan generasi ke-viii yang mengemas vi-core). Prosesor ini ditemani oleh RAM DDR4 berkapasitas 16 atau 32 GB, serta pilihan GPU Nvidia GeForce GTX 1060 6GB atau GTX 1070 viii GB.

Dibandingkan Surface Studio generasi pertama yang menggunakan GPU GTX 965M atau GTX 980M, Microsoft mengklaim kinerja grafis Surface Studio meningkat hingga 50%. Soal penyimpanan, Microsoft tak lagi menggunakan komponen bertipe
hybrid, melainkan SSD murni dengan kapasitas 1 atau 2 TB.

Urusan konektivitas, setidaknya Surface Studio 2 masih memiliki satu
port
USB-C (generasi sebelumnya tidak punya sama sekali), meski ini tidak kompatibel dengan Thunderbolt iii. Sisanya, masih ada empat
port
USB biasa,
slot
SD
carte du jour,
gigabit ethernet
dan
headphone jack.

Microsoft berencana memasarkan Surface Studio 2 pada bulan November mendatang, dengan harga mulai $3.499 (RAM 16 GB, SSD 1 TB), hingga $iv.799 (RAM 32 GB, SSD 2 TB).

Surface Headphones

Terakhir, ada Surface Headphones yang benar-benar gres – siapa yang menyangka Microsoft yang tadinya cuma membuat
software
kini juga memproduksi
headphone? Perangkat ini masuk kategori
headphone
Bluetooth bertipe
over-ear, dan penampilannya tampak minimalis sekaligus elegan, dengan warna abu-abu khas lini Surface.

Kinerjanya ditunjang oleh sepasang
driver
40 mm dengan respon frekuensi 20 – xx.000 Hz. Namun yang menjadi nilai jual utama adalah ANC alias
active noise cancelling, plus integrasi
voice banana
Cortana. Untuk dua fitur ini, Microsoft telah membekali Surface Headphones dengan total 8 mikrofon.

Yang unik adalah mekanisme pengoperasiannya. Ketimbang menggunakan console sentuh pada
earcup
seperti mayoritas
headphone
kekinian, Surface Headphones dilengkapi kenop yang bisa diputar pada kedua
earcup-nya; sebelah kanan untuk mengatur book, kiri untuk menyesuaikan intensitas pemblokiran suaranya.

Dalam satu kali pengisian, baterai Surface Headphones bisa bertahan sampai 15 jam dalam posisi ANC menyala terus.
Charging-nya mengandalkan kabel USB-C, dan pengguna masih bisa menancapkan kabel audio 3,5 mm jika perlu.

Berdasarkan informasi yang diterima CNET, Microsoft menghabiskan waktu tiga tahun untuk mengembangkan Surface Headphones secara sembunyi-sembunyi. Perangkat rencananya akan dipasarkan menjelang musim liburan mendatang seharga $350.

Sumber: i, 2, 3.

Source: https://dailysocial.id/post/microsoft-surface-pro-6-surface-laptop-2-surface-studio-2-surface-headphones